Senin, 28 Juli 2014

Hari kedua




Selasa, 25 februari 2014                                                                                                          06:09
Tengah malam aku selalu tersentak dan yang utama sekali kulihat adalah henpone dekat telinga ku, aku selalu merasa akan adanya sms dari dirimu namun untuk hari ini dan 1 tahun kedepan tak aka nada lagi yang seperti itu. Bagunku dari tidurku dan sholat, setelah sholat terniatlah dalam fikiranku bahwa keputusan ini adalah betul dan jalan ini adalah janan untuk mengakhiri segalanya karna aku merasa jalan ini didaklah ada untuk ku dan dirimu.
Mungkin semua ini adalah karma yang harus aku terima, namun aku juga  bingung denga semua ini apakah benar jalan yang ku tempuh ini dengan menunggu untuk bersatu denganmu, trus bagai mana dengan orang disana yang saat ini ada disampingmu? Dan juga bagai mana dengan hal yang telah terjadi nanti?
Yaallah sungguh aku bingung dengan semua ini apakah yang harus aku lakukan lagi? Semua keputusan ini sangatlah menyulitkan ku namun ada satu keputusan yang tidak akan menyulitkan adalah mengiklaskan semua ini berahir dan hidup dijalan masing-masing, bahagialah dengan kehidupan hari ini, yakin dan percaya bahwa bahagia untuk kita pasti aka nada satu-sama lainnya.
Yaallah tetapkanlah hati kami pada keputusan yang pasti dan jangan sampai kami menunggu satu sama lain dan pada akhirnya satu diantara kami harus merasa tersakiti, sungguh dari hati kecilku tak ingin yaallah, jikalau aku bisa memilih biarlah aku sendiri yang merasa tersakiti dan batulah dia iklaskan diriku pergi yaallah, tumbuhkan kebahagiaan dalam kehiduannya sekarang dan untuk selamanya, mungkin untuk ku sekarang dan seterusnya masih ada jalan lain untuk bahagia namun mungkin ini bukan bersamanya.
Bagaimanapun rasa ini akan selalu ada dalam hatiku dan kusimpan baik-baik, mungkin ini adalah jalan menuju yang lebih baik, bagaimanapun nanti kami harus bisa menerima satu sama lain baik atau buruknya keputusan ini.
Yaallah aku akan berusahan sekuat tenagaku untuk melepaskan semua ini dengan rasa yang ada didalam hati ini. Terimakasih yaallah atas rasa cinta ini meski pada akhirnya semua harus berakhir.

Hari Pertama




Senen, 24 februari 2014                                                                                                          05:52
Hari ini adalah hari pertama aku jalani tanpa dirimu, meskipun beret rasa hati ini namun untuk mempertahankan hubungnan ini sungguhlah berat dan untuk mengakhirinya juga sangatlah sulit. Sering aku bertanya dalam diri ini sebelum langkah ini aku ambil sungguh aku merasa tak yakin dengan diriku namun untuk menjalani hubungan ini secara diam-diam sungguhlah tidak mungkin, sekarangpun dengan menanti satu tahun lagi jawaban dari itu juga tak mungkin namun aku meresa saat ini adalah yang terbaik.
Bagaimanapun yang aku rasakan saat ini aku harus bisa kuat dengan semua ini, aku akan menunggumu dan menerima keputusanmu dihari esok maski aku harus disakiti olehmu aku akan menerima dengan iklas, sungguh aku serahkan jalan ini kepadamu yaallah.
Sungguh sesungguhnya semua ini akan menyakitkan bagi kita namun aku tak punya pilihan lain untuk kita berdua, mungkin ini adalah bagian dari karma yang harus kita jalani karna kesalahan yang telah lalu, hari ini dan esok aku akan menjaga rasa ini untukmu dan juga diriku.
Saat ini mengenag masa berpisah saja aku sungguh tak sanggup ntah bagai mana aku bisa lalui semua ini, munkin rasa keyakinankulah yang membuat aku berani memngambil keputusan ini meski aku tak tau apa yang akan terjadi nanti pada diriku dan juga dirimu namun semua ini akan kujaklani dan aku kan selalu berdoa untukmu yang terbaik dan dirimu disana baik-baik saja.
Lembaran putih wort inilah tempat aku mengadu mengungkapkan semua ini, memintapun kepadamu yaallah aku tak sangggup, aku Cuma ingin berikan aku jalan yang terbaik untukku dan dirimu tanpa kami menyakiti siapapun dalam hidup ini, yallah kuatkan aku dalam menjalani ini dan tutun aku kejalanmu agar aku menjadi umatmu yang tidak menyakiti sesama.


20:28
Fb 1 y…, lz
Sungguh tak berniat membuatmu sedih dan menyakitimu namun aku saat ini tidak punya pilihan apun untuk hubungan kita, sungguh dari hati kecilku tak ingin jauh darimu tapi aku merasa inilah jalan saat ini yang harus ku jalani.
Inginku bicara dan meyakinkanmu akan keputusan ini dan janganlah berputus asa karna aku masih disini menunggumu, rasa dalam hati saat ini sungguh berkecamuk namun apalah daya semua tak bisa kulakukan dan sungguh takut aku membayangkan apa yang akan terjadi esok.
Mungkin apa yangkurasakan saat ini akan kupendam sendiri dan aku takingin dirimu melihat ku bersedih dan akupun tak ingin melihatmu sedih, selalulah tersenyum iklaskan semuanya yakin dan percayalah dalam diri kalau kita kan bersatu nanti, semua keputusan ditanganmu karna aku disis hanya bisa menggu. I MISS YOU

Tersentak Aku




19 februari 2014                                                                                                                      10;04
Sejenak saat ini aku menyadari akan suatu hal tentang dirimu saat ini, adalah suatu kebahagiaan yang terpancar padamu saat ini. Aku beru tersadar dari semua ini dan semakin aku menyadari bahwa sekarang aku bukanlah apa-apa lagi dan aku harus menyadari semua ini sebelum aku terluka oleh keputusanku sendiri. Meski terbesit dalam hati rasa cemburu namun aku bersyukur jikalau dirimu bahagia aku juga akan ikut bahagia dan aku bisa tenang meninggalkan dirimu dengannya meski saat ini aku harus membawa luka hati dalam diriku, namun aku yakin dan percaya dibalik semua ini ada hikmahnya dan allah telah memilihkan jalan yang lebih baik untukku. Allah tidak akan menyia-nyiakan umatnya.
Semua jalan ini adalah diatas jalanmu yaallah, apapun yang akan terjadi nanti aku akan terima dengan iklas. Mungkin semua ini akan menjadi cerita dalam hidupku dan tak akan pernah terwujut.
Hari ini aku menyadari aku harus pergi diam-diam dan meninggalkan cerita kita ini, ungkin ini merupakan suatu keputusanku yang akan aku ambil kedepannya dan aku akan selalu mendoakanmu dimanapun dirimu berada dan dengan siapapun.
Maafkan aku dengan keputusanku, awal mungkin terasa menyakitkan namun sakit ini haya akan sementara. Sesungguhnya kita hanya bisa menjalani jalan kehidupan ini karna semuanya sudah tertulis dalam takdir.
Doa dan harapanku untukmu selalu akan ku ucapkan yang terbaik, semua posisi yang kita jalani saat ini bagaikan karma yang harus kita jalani namun aku percaya ujan inilah yang akan mendewasakan kita menuju jalan yang lebih baik. Untuk orang yang tersakiti disisni aku mintak maaf, sungguh tak ada niat dalam hati untuk menyakiti siapapun sekarang aku menyadari aku yang harus pergi.
Mulai hari ini aku berjanji setelah tanggal 22 februari 2014 aku akan pergi dan menjalani kehidupanku sebagai mana mestinya dan tak akan mengusik kehidupan orang lain lagi. Terimakasih atas hari-harinya sampai kapanun dirimu akan selalu dihatiku.
“kebahagian sungguh diri kitalah yang akan menciptakannya dan bukan dari diri orang lain”
“aku tak ingin menjadi benalu dalam kehidupanmu lagi”
“iklaskan”
“terimakasih untuk semuanya”
“ini adalah ceritaku dan kenanganku”

Coretan Ku




19 februari 2014                                                                                                                      32;20
Kisah ini berawal dari dirimu yang mennyanyagiku, sungguh aku hanya ingin mencoba namun setelah apa yang aku jalani aku meresakan rasa sayang seperti apa yang dirimu rasakan, dan jikalau aku dekat denganmu aku mereasa rasa itu tumbuh makin membesar dan aku menyadari rasa ini nyata dan sungguh aku menyayangimu.
Setiap kali aku melihatmu sungguh aku makin menyadari kalau aku memang menyayangimu sampai pada akhirnya dirimu mengetahui semua ini, akupun tak tau apa yang aku fikirkan saat aku menyatakan apa yang aku rasakan. Namun aku hanya melihat rasa sayangmu padaku sehingga aku bisa menyayangimu dan menyatakan apa yang aku rasakan adamu.
Dalam diam aku bertanya dan selalu bertanya dalam diriku sendiri apakah aku memang menyayanginya? Sungguh ku memperoleh seuatu jawaban dari dalam diriku kalau iya aku menyayanginya. Namun sungguh setelah ini berlalu dan kulalui denganmu, sekarang aku mulai ragu denganmu semua yang terlihat dahulu kini sudah menjadi sebuah kepalsuan semua itu terlihat dari dirimu saat ini.
Awalnya perjalanan rumit ini aku tidak ingin melanjutkannya, namun aku selalu melihat dirimu dan aku merasa selalu ingin disisimu sampai kapanpun tetapi saat ini aku malah meresa ini semua adalah suatu kehancuran dalam diriku sendiri, sungguh aku bingung dan ingin pergi darimu.
Saat ini semua apa yang aku rasakan tak terucapkan kepadanya karna aku meresa ini hanyalah akan sia-sia dan aku memilih untuk diam, sungguh ingin ku bersamamu namun sekarang aku tak ingin lagi bersamamu karna dirimu bahagia bersamanya.
Mungkin semua ini adalah ujian bagiku karna kesalahanku yang dahulu. Aku iklaskan semuanya dan aku tak ingin semua ini karna dalam beberapa hari ini aku merasa ini hanyalah akan membunuhku secara perlahan dan aku hanya akan menyakiti diriku sendiri karna ulahku sendiri.
Setelah satu momen dari dalam diriku 22 februari 2014 mungkin akan ku tinggalkan semua tentang dirimu, aku merasa inilah yang terbaik untuk aku dan dirimu, maafkan aku yang tak mungkin akan mememnuhi janjiku padamu lagi. Hidup merupakan sebuah pilihan “pilhanmu dan sikap mulah yang akan menentukan tujuanku selanjutnya”.
Terimakasih karna aku sudah bisa menyatakan apa yang aku rasakan saat ini dan untuk hatimu untukku yang menyayangiku, jalan ini sungguh berkerikil mungkin aku tidak bisa melanjutkan semua inilagi karna aku tak bisa melihat luka pada diriku yang haris ku obati sendiri.
Sebelum kamu menikah aku ingin menyerah dan tinggalkan semua ini karena aku meresa ini adalah suatu kesalahan yang fatal aku perbuat, namun dirimu selalu menginginkanku dan tak ingin aku pergi dari semua ini sehingga aku memutuskan tetap bersamamu hingga aku memiliki rasa harapan yang lebih bersamamu, tetapi enteh mengapa sekarang aku malah meresa jikalau aku sesungguhnya hanya memulai kehidupan sendiri dengan benci dan aku merasa semuanya telah hilang.
Mungkin ini adalah hidup dan pilihan yang harus kita jalani, belajar dan selalu belajar dari kesalahan dan pengalaman yang telah terjadi, aku tak akan menyesali semua ini karna ini merupakan bagian dari diriku dan dirimu, tak pernah aku membayangkan rasa ini dan tak pernah aku meyangka kalau aku juga bisa menyayangimu walau pada akhirnya aku harus menyerah dan memilih untuk meninggalkan dirimu.
Aku akan berusahan melupakan semua ini bersama rasa yang aku rasakan “melupakanmu dengan rasa sayang dan sakit” yang aku rasakan saat ini. Maafkan keputusanku saat ini yang mungkin hanya akan menyakitimu namun aku juga merasa tersakiti. Sungguh aku menyayangimu namun saying bukan harus mesti dimiliki.
            Keputusan ini memang akan menyakiti dirimu namun semua ini mungkin hanya untuk sementara waktu saja, karna aku yakin dan  percaya bahagia itu ada pada genggamanmu dan bukan ada padaku, allah lah yang akan menuntumu kejalan yang lebih baik karna dia tau apa yang kamu bituhkan dan bukan apa yang kamu inginkan.
Semua ini begitu menyakitkan bagiku.
Diam pada posisi ini tidaklah mungkin, karna ini hanya akan menyakiti hati dan perasaan ku dan orang lain. Mungkin inilah pilihan yang harus aku tempuh saat ini.
Akan aku abaikan segala keinginan.
Agar dirimu damai dengannya.
Biarku pendam.
Segala hasratku untuk miliki dirimu.
Karna semua telah tertulis dirimu bukan milikku.

Jumat, 31 Januari 2014

01 februari 2014



Apa yang sudah aku lakukan?

Aku tau kalau sesungguhnya perbuatanku ini menyakiti orang lain dan membuat orang bimbang dengan apa yang telah aku ucapkan.

Menyesal……!
Sungguh aku tidak menyesali semua ini, namun aku merasa menjadi manusia yang jahat pada saat ini.
Seharusnya aku tidak melakukan semua ini…!
Maaf…!

Aku sendiri tidaklah mengerti dengan semua rasa ini, aku memang menyayangimu namun semua itu adalah sebuah rasa yang netral, satu sisi aku menginginkanmu namun jikalau memang tidak diizinkan memiliki mu, akanku simpan semua ini jauh dalam hati menjadi satu titik dalam hati “titik IKLAS”.

Seharusnya aku yang harus menjauhi semua ini tapi aku sendiripun tak menginginkannya. 

Yaallah sungguh aku tidak memahami semua ini, hanya kepadamu akulah berserah diri mohon petunjukmu menuju jalan yang lebih baik dan tidak menyakiti siapapun.

Yaallah bantulah dia dengan segala kebingungan yang telah aku lakukan yaallah,,,!
Tetapkanlah satu jalan yang baik untuknya,,,,,!

Hilangkanlah semuanya tentang aku dalam fikirannya jikalau aku hanya menjadi beban dalam fikirannya.

Senin, 30 Desember 2013

tuntun aku

yaallah sesungguhnya hati ini tak sanggup harus seperti ini.
namun apa yang harus aku lakukan?
jalan ini sedah ada dan harus aku jalani,
keputusan aku yang memilih.

yaallah tuntun aku dalam menempuh jalan ini.
sungguh aku takut,
yaallah aku bingung, tuntun aku.
bantu aku iklaskan dan melupakannya.

jikalau jatuh aku tidak tau di mana tempat kubergantung dan
jukalau aku sakit aku tak tau di mana tempat ku bersandar.
hanya dirimu yang tau kemana dan apa yang terbaik untuk ku.

andai waktu ini singkat,
satu pinta ku, izinkan aku membahagiakan mamaku.